Perbedaan Fluid dan Bittensor: Fluid diperdagangkan di Rp18.768 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,33M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.593.820 (kapitalisasi pasar Rp39,83T, volume 24 jam Rp2,81T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 27,3× kapitalisasi pasar Fluid, dan suplai Bittensor dibatasi (11,1M / 21M TAO (53%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Bittensor selama 42 Hari.
| FLUID | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp39,83T |
Volume (24h) | Rp33,33M | Rp2,81T |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 11,1M / 21M TAO (53%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →