Perbedaan Fluid dan Swell Network: Fluid diperdagangkan di Rp20.336 (kapitalisasi pasar Rp1,7T, volume 24 jam Rp22,73M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,06 (kapitalisasi pasar Rp57,4M, volume 24 jam Rp23,78M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 29,6× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5,2B / 10B SWELL (52%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| FLUID | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,7T | Rp57,4M |
Volume (24h) | Rp22,73M | Rp23,78M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →