Perbedaan Fluid dan Slash Vision Labs: Fluid diperdagangkan di Rp18.740 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,33M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp192,54 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Fluid 78,7M FLUID dibanding -- milik Slash Vision Labs, dan Fluid lebih aktif diperdagangkan (Rp33,33M vs Rp3M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| FLUID | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | -- |
Volume (24h) | Rp33,33M | Rp3M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | -- |
Typical Hold Time | 9 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →