Perbedaan Fluid dan Lido Staked Ether: Fluid diperdagangkan di Rp18.766 (kapitalisasi pasar Rp1,47T, volume 24 jam Rp32,95M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp34.787.172 (kapitalisasi pasar Rp319,51T, volume 24 jam Rp143,43M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 217,4× kapitalisasi pasar Fluid, dan suplai beredar Fluid 78,7M FLUID dibanding 9,2M STETH milik Lido Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Lido Staked Ether selama 20 Hari.
| FLUID | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,47T | Rp319,51T |
Volume (24h) | Rp32,95M | Rp143,43M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 9,2M STETH |
Typical Hold Time | 9 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →