Perbedaan Fluid dan Solv Protocol: Fluid diperdagangkan di Rp18.642 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,02M), sedangkan Solv Protocol diperdagangkan di Rp47,5 (kapitalisasi pasar Rp203,93M, volume 24 jam Rp64,35M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Solv Protocol, dan suplai Solv Protocol dibatasi (4,3B / 9,7B SOLV (45%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Solv Protocol selama 12 Hari.
| FLUID | SOLV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp203,93M |
Volume (24h) | Rp33,02M | Rp64,35M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 4,3B / 9,7B SOLV (45%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Solv Protocol adalah platform staking Bitcoin terkemuka yang memanfaatkan SolvBTC untuk mengoptimalkan potensi lebih dari $1 triliun aset Bitcoin. Dengan mengandalkan Staking Abstraction Layer (SAL), Solv menghadirkan pengalaman staking Bitcoin yang mulus, aman, dan transparan—untuk mendorong adopsi BTCFi secara massal.
Selengkapnya di halaman SOLV →