Perbedaan Fluid dan Sahara AI: Fluid diperdagangkan di Rp20.705 (kapitalisasi pasar Rp1,71T, volume 24 jam Rp22,42M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp139,66 (kapitalisasi pasar Rp500,75M, volume 24 jam Rp110,12M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Sahara AI, dan suplai Sahara AI dibatasi (3,6B / 10B SAHARA (36%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Sahara AI selama 14 Hari.
| FLUID | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,71T | Rp500,75M |
Volume (24h) | Rp22,42M | Rp110,12M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 3,6B / 10B SAHARA (36%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →