Perbedaan Fluid dan Phala Network: Fluid diperdagangkan di Rp20.452 (kapitalisasi pasar Rp1,71T, volume 24 jam Rp17,54M), sedangkan Phala Network diperdagangkan di Rp392,91 (kapitalisasi pasar Rp329M, volume 24 jam Rp100,82M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai beredar Fluid 83,7M FLUID dibanding 840,5M PHA milik Phala Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Phala Network selama 31 Hari.
| FLUID | PHA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,71T | Rp329M |
Volume (24h) | Rp17,54M | Rp100,82M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 840,5M PHA |
Typical Hold Time | 9 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →