Perbedaan Fluid dan Origin Protocol: Fluid diperdagangkan di Rp18.665 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,33M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,52 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| FLUID | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp204,1M |
Volume (24h) | Rp33,33M | Rp138,81M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →