Perbedaan Fluid dan Lombard Staked BTC: Fluid diperdagangkan di Rp18.748 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,33M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.156.019.590 (kapitalisasi pasar Rp13,43T, volume 24 jam Rp11,7M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar Fluid, dan suplai beredar Fluid 78,7M FLUID dibanding 11,8K LBTC milik Lombard Staked BTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Lombard Staked BTC selama 9 Hari.
| FLUID | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp13,43T |
Volume (24h) | Rp33,33M | Rp11,7M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 9 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →