Perbedaan Fluid dan Hyperlane: Fluid diperdagangkan di Rp20.409 (kapitalisasi pasar Rp1,71T, volume 24 jam Rp18,55M), sedangkan Hyperlane diperdagangkan di Rp1.148 (kapitalisasi pasar Rp450,7M, volume 24 jam Rp175,26M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Hyperlane, dan suplai Hyperlane dibatasi (393,2M / 1B HYPER (40%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Hyperlane selama 31 Hari.
| FLUID | HYPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,71T | Rp450,7M |
Volume (24h) | Rp18,55M | Rp175,26M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 393,2M / 1B HYPER (40%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →