Perbedaan Fluid dan Genius Terminal: Fluid diperdagangkan di Rp18.736 (kapitalisasi pasar Rp1,47T, volume 24 jam Rp32,95M), sedangkan Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.959 (kapitalisasi pasar Rp1,99T, volume 24 jam Rp299,66M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Genius Terminal dibatasi (335,4M / 1B GENIUS (34%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Genius Terminal selama 2 Hari.
| FLUID | GENIUS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,47T | Rp1,99T |
Volume (24h) | Rp32,95M | Rp299,66M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 335,4M / 1B GENIUS (34%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →