Perbedaan Flare dan VeThor Token: Flare diperdagangkan di Rp107,41 (kapitalisasi pasar Rp9,32T, volume 24 jam Rp31,61M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp5,77 (kapitalisasi pasar Rp589,22M, volume 24 jam Rp15,01M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar VeThor Token, dan suplai beredar Flare 86,9B FLR dibanding 102,2B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan VeThor Token selama 42 Hari.
| FLR | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,32T | Rp589,22M |
Volume (24h) | Rp31,61M | Rp15,01M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 102,2B VTHO |
Typical Hold Time | 32 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →