Perbedaan Flare dan Trust Wallet Token: Flare diperdagangkan di Rp107,32 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp32,76M), sedangkan Trust Wallet Token diperdagangkan di Rp7.248 (kapitalisasi pasar Rp3,12T, volume 24 jam Rp121,35M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Trust Wallet Token, dan suplai Trust Wallet Token dibatasi (429,9M / 999,9M TWT (43%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Trust Wallet Token selama 31 Hari.
| FLR | TWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,33T | Rp3,12T |
Volume (24h) | Rp32,76M | Rp121,35M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 429,9M / 999,9M TWT (43%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Aplikasi seluler Trust Wallet merupakan dompet kripto dengan berbagai mata uang yang memberikan pengguna akses ke berbagai aset digital dengan built-in DEX (bagi pengguna Android). Trust Wallet bergabung dalam ekosistem Binance pada tahun 2018 dan telah menjadi dompet kripto resmi dari Binance Smart Chain (BSC). Trust Wallet Token (TWT) adalah governance token serbaguna bawaan dari Trust Wallet dan tersedia dalam BEP-2 (Binance Chain) dan BEP-20 (Binance Smart Chain).
Selengkapnya di halaman TWT →