Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Flare (FLR) vs Subsquid (SQD)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Flare dan Subsquid: Flare diperdagangkan di Rp107,32 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp32,76M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp804,46 (kapitalisasi pasar Rp907,19M, volume 24 jam Rp75,9M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.

FLRSQD
Kap. Pasar
Rp9,33TRp907,19M
Volume (24h)
Rp32,76MRp75,9M
Suplai yang Beredar
86,9B FLR1,1B / 1,3B SQD (84%)
Typical Hold Time
32 Hari8 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

FLR
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 32 Hari
SQD
34% Beli66% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Flare

Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.

Selengkapnya di halaman FLR

Tentang Subsquid

Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.

Selengkapnya di halaman SQD