Perbedaan Flare dan Sky: Flare diperdagangkan di Rp119,91 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.123 (kapitalisasi pasar Rp26,28T, volume 24 jam Rp335,56M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Flare, dan suplai Sky dibatasi (23,3B / 23,5B SKY (100%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| FLR | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp26,28T |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp335,56M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →