Perbedaan Flare dan Ronin: Flare diperdagangkan di Rp107,46 (kapitalisasi pasar Rp9,34T, volume 24 jam Rp32,34M), sedangkan Ronin diperdagangkan di Rp882,9 (kapitalisasi pasar Rp683,18M, volume 24 jam Rp16,21M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 13,7× kapitalisasi pasar Ronin, dan suplai Ronin dibatasi (772,4M / 1B RONIN (78%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Ronin selama 53 Hari.
| FLR | RONIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,34T | Rp683,18M |
Volume (24h) | Rp32,34M | Rp16,21M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 772,4M / 1B RONIN (78%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →