Perbedaan Flare dan Paris Saint-Germain Fan Token: Flare diperdagangkan di Rp107,3 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp32,76M), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp8.768 (kapitalisasi pasar Rp147,4M, volume 24 jam Rp50,42M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 63,3× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai Paris Saint-Germain Fan Token dibatasi (16,8M / 19,9M PSG (85%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 44 Hari.
| FLR | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,33T | Rp147,4M |
Volume (24h) | Rp32,76M | Rp50,42M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 16,8M / 19,9M PSG (85%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →