Perbedaan Flare dan Echelon Prime: Flare diperdagangkan di Rp119,93 (kapitalisasi pasar Rp10,42T, volume 24 jam Rp75,49M), sedangkan Echelon Prime diperdagangkan di Rp3.998 (kapitalisasi pasar Rp143,08M, volume 24 jam Rp6,94M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 72,8× kapitalisasi pasar Echelon Prime, dan suplai Echelon Prime dibatasi (35,8M / 111,1M PRIME (33%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan Echelon Prime selama 15 Hari.
| FLR | PRIME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,42T | Rp143,08M |
Volume (24h) | Rp75,49M | Rp6,94M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 35,8M / 111,1M PRIME (33%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →PRIME adalah token native dari Echelon Prime Foundation, ekosistem Web3 yang membangun masa depan Gaming. Echelon menghadirkan tools untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan model serta ekonomi game baru. Game pertama yang mengadopsi PRIME adalah Parallel, trading card game bertema sci-fi.
Selengkapnya di halaman PRIME →