Perbedaan Flare dan Parcl: Flare diperdagangkan di Rp119,87 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp113,26 (kapitalisasi pasar Rp46,84M, volume 24 jam Rp8,62M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 221,8× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai Parcl dibatasi (412,3M / 1B PRCL (42%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| FLR | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp46,84M |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp8,62M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →