Perbedaan Flare dan PowerLedger: Flare diperdagangkan di Rp119,73 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp55,61M), sedangkan PowerLedger diperdagangkan di Rp793,2 (kapitalisasi pasar Rp450,69M, volume 24 jam Rp59,94M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 23,1× kapitalisasi pasar PowerLedger, dan suplai beredar Flare 86,8B FLR dibanding 568,2M POWR milik PowerLedger. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan PowerLedger selama 76 Hari.
| FLR | POWR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp450,69M |
Volume (24h) | Rp55,61M | Rp59,94M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 568,2M POWR |
Typical Hold Time | 30 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Powerledger (POWR) adalah perusahaan teknologi yang membangun perangkat lunak untuk pasar energi terdistribusi dan terdesentralisasi untuk masa depan yang berkelanjutan. POWR telah mengembangkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan pelacakan dan perdagangan energi, layanan fleksibilitas, dan komoditas lingkungan.
Selengkapnya di halaman POWR →