Perbedaan Flare dan OpenLedger: Flare diperdagangkan di Rp119,59 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan OpenLedger diperdagangkan di Rp2.663 (kapitalisasi pasar Rp820,03M, volume 24 jam Rp85,99M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 12,7× kapitalisasi pasar OpenLedger, dan suplai OpenLedger dibatasi (309,6M / 1B OPEN (31%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan OpenLedger selama 22 Hari.
| FLR | OPEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp820,03M |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp85,99M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 309,6M / 1B OPEN (31%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →