Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Flare (FLR) vs Neo (NEO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Flare dan Neo: Flare diperdagangkan di Rp107,31 (kapitalisasi pasar Rp9,32T, volume 24 jam Rp32,16M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp29.683 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp57,03M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Neo, dan suplai beredar Flare 86,9B FLR dibanding 70,5M NEO milik Neo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Neo selama 94 Hari.

FLRNEO
Kap. Pasar
Rp9,32TRp2,1T
Volume (24h)
Rp32,16MRp57,03M
Suplai yang Beredar
86,9B FLR70,5M NEO
Typical Hold Time
32 Hari94 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Flare

FLR saat ini diperdagangkan pada Rp107,41 dengan kapitalisasi pasar Rp9,33 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving averages dan indikator ADX. Aset ini berada dalam fase konsolidasi dengan waktu holding rata-rata 32 hari, mengindikasikan aktivitas trading jangka menengah. Posisi harga saat ini berada di sekitar level pivot point Rp107, dengan support kuat di Rp104-106 dan resistance di Rp108-110.

Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kunci, sementara risiko utama mencakup momentum bearish yang kuat dan rendahnya momentum pembelian berdasarkan indikator teknis. Investor perlu memantau ketat level support untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Neo

NEO saat ini diperdagangkan pada Rp30.018 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Token ini berada di zona support kritis dengan market cap Rp2,12T dan hold time rata-rata 94 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun level oversold RSI memberikan peluang rebound jangka pendek. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, aktivitas jaringan yang terbatas, dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara keseluruhan. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp31.968 untuk konfirmasi perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

FLR
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 32 Hari
NEO
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 94 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Flare

Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.

Selengkapnya di halaman FLR

Tentang Neo

Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.

Selengkapnya di halaman NEO