Perbedaan Flare dan NAVI Protocol: Flare diperdagangkan di Rp119,8 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp66,62M), sedangkan NAVI Protocol diperdagangkan di Rp130,63 (kapitalisasi pasar Rp106,8M, volume 24 jam Rp4,92M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 97,3× kapitalisasi pasar NAVI Protocol, dan suplai NAVI Protocol dibatasi (816,2M / 1B NAVX (82%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan NAVI Protocol selama 12 Hari.
| FLR | NAVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp106,8M |
Volume (24h) | Rp66,62M | Rp4,92M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 816,2M / 1B NAVX (82%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →NAVI Protocol adalah protokol oracle dan lending terdesentralisasi di blockchain Sui. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam aset crypto tanpa perantara, membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya otonom. NAVI menghadirkan infrastruktur DeFi modular dengan berbagai modul kontrak, termasuk incentivev2, calculator, dynamiccalculator, dan storage. Modul-modul ini meningkatkan fungsionalitas demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk alamat kontrak dan detail teknis, silakan kunjungi NAVI Protocol Developer Docs.
Selengkapnya di halaman NAVX →