Perbedaan Flare dan Irys: Flare diperdagangkan di Rp107,46 (kapitalisasi pasar Rp9,34T, volume 24 jam Rp32,34M), sedangkan Irys diperdagangkan di Rp307,68 (kapitalisasi pasar Rp788,23M, volume 24 jam Rp101,59M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar Irys, dan suplai beredar Flare 86,9B FLR dibanding 2,6B IRYS milik Irys. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Irys selama 2 Hari.
| FLR | IRYS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,34T | Rp788,23M |
Volume (24h) | Rp32,34M | Rp101,59M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 2,6B IRYS |
Typical Hold Time | 32 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →