Perbedaan Flare dan Huma Finance: Flare diperdagangkan di Rp119,71 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan Huma Finance diperdagangkan di Rp397,35 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp125,92M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Huma Finance, dan suplai Huma Finance dibatasi (3,3B / 10B HUMA (33%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan Huma Finance selama 13 Hari.
| FLR | HUMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp125,92M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 3,3B / 10B HUMA (33%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →