Perbedaan Flare dan Holoworld AI: Flare diperdagangkan di Rp107,39 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp31,71M), sedangkan Holoworld AI diperdagangkan di Rp1.286 (kapitalisasi pasar Rp979,07M, volume 24 jam Rp359,97M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Holoworld AI, dan suplai Holoworld AI dibatasi (762,9M / 2B HOLO (38%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Holoworld AI selama 23 Hari.
| FLR | HOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,33T | Rp979,07M |
Volume (24h) | Rp31,71M | Rp359,97M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 762,9M / 2B HOLO (38%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Holoworld AI adalah hub terdesentralisasi untuk agen AI, aplikasi, dan IP digital. Diluncurkan di Silicon Valley pada 2022, platform ini menyediakan infrastruktur bagi developer dan kreator untuk mempublikasikan, mendistribusikan, dan memonetisasi pengalaman berbasis AI dalam ekosistem terbuka. Berfungsi sebagai app store untuk aplikasi AI-native, Holoworld AI menggabungkan kepemilikan berbasis blockchain dengan utilitas AI, menghadirkan interoperabilitas, monetisasi, dan aksesibilitas bagi kreator.
Selengkapnya di halaman HOLO →