Perbedaan Flare dan Grass: Flare diperdagangkan di Rp119,46 (kapitalisasi pasar Rp10,39T, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan Grass diperdagangkan di Rp6.949 (kapitalisasi pasar Rp1,69T, volume 24 jam Rp390,02M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Grass, dan suplai beredar Flare 86,8B FLR dibanding 243,9M GRASS milik Grass. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 30 Hari dan Grass selama 9 Hari.
| FLR | GRASS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,39T | Rp1,69T |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp390,02M |
Suplai yang Beredar | 86,8B FLR | 243,9M GRASS |
Typical Hold Time | 30 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →