Perbedaan Flare dan Fuel: Flare diperdagangkan di Rp107,39 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp32,76M), sedangkan Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 90,6× kapitalisasi pasar Fuel, dan suplai beredar Flare 86,9B FLR dibanding 8,6B FUEL milik Fuel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Fuel selama 19 Hari.
| FLR | FUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,33T | Rp102,99M |
Volume (24h) | Rp32,76M | Rp18,51M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 8,6B FUEL |
Typical Hold Time | 32 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →