Perbedaan Flare dan Forta: Flare diperdagangkan di Rp107,46 (kapitalisasi pasar Rp9,34T, volume 24 jam Rp32,34M), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp225,09 (kapitalisasi pasar Rp144,88M, volume 24 jam Rp3,6M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 64,5× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai Forta dibatasi (644,7M / 1B FORT (65%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flare selama 32 Hari dan Forta selama 18 Hari.
| FLR | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,34T | Rp144,88M |
Volume (24h) | Rp32,34M | Rp3,6M |
Suplai yang Beredar | 86,9B FLR | 644,7M / 1B FORT (65%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →