Perbedaan Flow dan Tezos: Flow diperdagangkan di Rp483,29 (kapitalisasi pasar Rp805,51M, volume 24 jam Rp52,96M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.097 (kapitalisasi pasar Rp4,49T, volume 24 jam Rp134,71M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Flow, dan suplai beredar Flow 1,7B FLOW dibanding 1,1B XTZ milik Tezos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flow selama 69 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| FLOW | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp805,51M | Rp4,49T |
Volume (24h) | Rp52,96M | Rp134,71M |
Suplai yang Beredar | 1,7B FLOW | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 69 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Flow adalah blockchain yang cepat, terdesentralisasi, dan ramah pengembang, dirancang sebagai fondasi untuk game, aplikasi, dan aset digital generasi baru yang mendukungnya. Flow adalah satu-satunya blockchain layer-one yang awalnya dibuat oleh tim yang secara konsisten memberikan pengalaman blockchain konsumen yang luar biasa. Mitra ekosistem Flow termasuk NBA, Warner Music dan UFC.
Selengkapnya di halaman FLOW →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →