Perbedaan Flow dan Raydium: Flow diperdagangkan di Rp583,95 (kapitalisasi pasar Rp986,1M, volume 24 jam Rp187,23M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp114,72M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Flow, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Flow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flow selama 70 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| FLOW | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp986,1M | Rp3,04T |
Volume (24h) | Rp187,23M | Rp114,72M |
Suplai yang Beredar | 1,7B FLOW | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 70 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Flow adalah blockchain yang cepat, terdesentralisasi, dan ramah pengembang, dirancang sebagai fondasi untuk game, aplikasi, dan aset digital generasi baru yang mendukungnya. Flow adalah satu-satunya blockchain layer-one yang awalnya dibuat oleh tim yang secara konsisten memberikan pengalaman blockchain konsumen yang luar biasa. Mitra ekosistem Flow termasuk NBA, Warner Music dan UFC.
Selengkapnya di halaman FLOW →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →