Perbedaan Flow dan Haedal Protocol: Flow diperdagangkan di Rp482,6 (kapitalisasi pasar Rp806,66M, volume 24 jam Rp53,53M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp293,49 (kapitalisasi pasar Rp133,21M, volume 24 jam Rp26,07M). Perbedaan utamanya: Flow jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (454,2M / 1B HAEDAL (46%)), sedangkan Flow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flow selama 69 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| FLOW | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp806,66M | Rp133,21M |
Volume (24h) | Rp53,53M | Rp26,07M |
Suplai yang Beredar | 1,7B FLOW | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 69 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Flow adalah blockchain yang cepat, terdesentralisasi, dan ramah pengembang, dirancang sebagai fondasi untuk game, aplikasi, dan aset digital generasi baru yang mendukungnya. Flow adalah satu-satunya blockchain layer-one yang awalnya dibuat oleh tim yang secara konsisten memberikan pengalaman blockchain konsumen yang luar biasa. Mitra ekosistem Flow termasuk NBA, Warner Music dan UFC.
Selengkapnya di halaman FLOW →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →