Perbedaan FLOCK dan GMX: FLOCK diperdagangkan di Rp665,39 (kapitalisasi pasar Rp274,7M, volume 24 jam Rp318,18M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp108.349 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar FLOCK, dan suplai beredar FLOCK 413,5M / 1B FLOCK (42%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FLOCK selama 15 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| FLOCK | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp274,7M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp318,18M | Rp52,58M |
Suplai yang Beredar | 413,5M / 1B FLOCK (42%) | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FLock.io adalah platform pelatihan AI terdesentralisasi pertama yang menggabungkan Federated Learning dengan blockchain. Platform ini memungkinkan komunitas untuk melatih, membuat, dan memiliki model AI secara aman tanpa memusatkan data.
Selengkapnya di halaman FLOCK →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →