Perbedaan Chainflip dan Zerobase: Chainflip diperdagangkan di Rp4.957 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,73M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.629 (kapitalisasi pasar Rp502,46M, volume 24 jam Rp1,31T). Perbedaan utamanya: suplai Zerobase dibatasi (308,3M / 1B ZBT (31%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Zerobase lebih aktif diperdagangkan (Rp1,31T vs Rp2,73M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan Zerobase selama 6 Hari.
| FLIP | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp502,46M |
Volume (24h) | Rp2,73M | Rp1,31T |
Suplai yang Beredar | -- | 308,3M / 1B ZBT (31%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →