Perbedaan Chainflip dan XDC Network: Chainflip diperdagangkan di Rp4.965 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,7M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp493,2 (kapitalisasi pasar Rp10,36T, volume 24 jam Rp120,38M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Chainflip -- dibanding 21B XDC milik XDC Network, dan XDC Network lebih aktif diperdagangkan (Rp120,38M vs Rp2,7M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan XDC Network selama 33 Hari.
| FLIP | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp10,36T |
Volume (24h) | Rp2,7M | Rp120,38M |
Suplai yang Beredar | -- | 21B XDC |
Typical Hold Time | 17 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →