Perbedaan Chainflip dan Ordinals: Chainflip diperdagangkan di Rp5.087 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,85M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.138 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M). Perbedaan utamanya: suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Ordinals lebih aktif diperdagangkan (Rp167,87M vs Rp1,85M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 18 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| FLIP | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp1,85M | Rp167,87M |
Suplai yang Beredar | -- | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →