Perbedaan Chainflip dan Origin Protocol: Chainflip diperdagangkan di Rp4.965 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,7M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,94 (kapitalisasi pasar Rp203,76M, volume 24 jam Rp137,6M). Perbedaan utamanya: suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Origin Protocol lebih aktif diperdagangkan (Rp137,6M vs Rp2,7M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| FLIP | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp203,76M |
Volume (24h) | Rp2,7M | Rp137,6M |
Suplai yang Beredar | -- | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →