Perbedaan Chainflip dan NAVI Protocol: Chainflip diperdagangkan di Rp4.953 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,69M), sedangkan NAVI Protocol diperdagangkan di Rp130,6 (kapitalisasi pasar Rp107,09M, volume 24 jam Rp5,06M). Perbedaan utamanya: suplai NAVI Protocol dibatasi (816,2M / 1B NAVX (82%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan NAVI Protocol lebih aktif diperdagangkan (Rp5,06M vs Rp2,69M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan NAVI Protocol selama 12 Hari.
| FLIP | NAVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp107,09M |
Volume (24h) | Rp2,69M | Rp5,06M |
Suplai yang Beredar | -- | 816,2M / 1B NAVX (82%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →NAVI Protocol adalah protokol oracle dan lending terdesentralisasi di blockchain Sui. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam aset crypto tanpa perantara, membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya otonom. NAVI menghadirkan infrastruktur DeFi modular dengan berbagai modul kontrak, termasuk incentivev2, calculator, dynamiccalculator, dan storage. Modul-modul ini meningkatkan fungsionalitas demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk alamat kontrak dan detail teknis, silakan kunjungi NAVI Protocol Developer Docs.
Selengkapnya di halaman NAVX →