Perbedaan Chainflip dan Mantle: Chainflip diperdagangkan di Rp4.965 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,69M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.723 (kapitalisasi pasar Rp25,44T, volume 24 jam Rp562,27M). Perbedaan utamanya: suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Mantle lebih aktif diperdagangkan (Rp562,27M vs Rp2,69M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan Mantle selama 25 Hari.
| FLIP | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp25,44T |
Volume (24h) | Rp2,69M | Rp562,27M |
Suplai yang Beredar | -- | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →