Perbedaan Chainflip dan Immutable: Chainflip diperdagangkan di Rp4.959 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,69M), sedangkan Immutable diperdagangkan di Rp2.377 (kapitalisasi pasar Rp4,69T, volume 24 jam Rp177,12M). Perbedaan utamanya: suplai Immutable dibatasi (2B / 2B IMX (100%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Immutable lebih aktif diperdagangkan (Rp177,12M vs Rp2,69M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan Immutable selama 47 Hari.
| FLIP | IMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp4,69T |
Volume (24h) | Rp2,69M | Rp177,12M |
Suplai yang Beredar | -- | 2B / 2B IMX (100%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Immutable X adalah solusi scaling layer-two pertama untuk NFT pada Ethereum. IMX adalah token utility native ERC-20 yang dapat digunakan untuk biaya layanan, staking, dan tata kelola. Sejumlah 20% dari biaya protokol harus dibayar dalam IMX, dan pengguna bisa staking IMX untuk menerima bagian dari biaya jaringan.
Selengkapnya di halaman IMX →