Perbedaan Chainflip dan Impossible Cloud Network: Chainflip diperdagangkan di Rp4.953 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,69M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.844 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M). Perbedaan utamanya: suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Impossible Cloud Network lebih aktif diperdagangkan (Rp47,45M vs Rp2,69M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainflip selama 17 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| FLIP | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp715,49M |
Volume (24h) | Rp2,69M | Rp47,45M |
Suplai yang Beredar | -- | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →