Perbedaan FIO Protocol dan Yield Basis: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.360 (kapitalisasi pasar Rp179,99M, volume 24 jam Rp77,91M). Perbedaan utamanya: Yield Basis jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 132,4M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| FIO | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp179,99M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp77,91M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →