Perbedaan FIO Protocol dan Verge: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Verge diperdagangkan di Rp38,35 (kapitalisasi pasar Rp633,34M, volume 24 jam Rp37,01M). Perbedaan utamanya: Verge jauh lebih besar — sekitar 20,1× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 16,5B / 16,5B XVG (100%) milik Verge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Verge selama 11 Hari.
| FIO | XVG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp633,34M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp37,01M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 16,5B / 16,5B XVG (100%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 11 Hari |
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →Verge adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga privasi. Bertujuan untuk menjadi versi lebih cepat dan efisien dari blockchain Bitcoin, Verge berfokus pada transaksi yang aman dan privat. Verge menambahkan fitur privasi tambahan, seperti penggunaan jaringan Tor di wallet-nya (vergePay) dan memungkinkan pengguna untuk mengirim uang ke alamat tersembunyi (stealth address).
Selengkapnya di halaman XVG →