Perbedaan FIO Protocol dan Tether Gold: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp73.420.670 (kapitalisasi pasar Rp44,72T, volume 24 jam Rp2,39T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 1419,2× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai FIO Protocol dibatasi (847,4M / 1B FIO (85%)), sedangkan Tether Gold terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Tether Gold selama 37 Hari.
| FIO | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp44,72T |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp2,39T |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 30 Hari | 37 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →