Perbedaan FIO Protocol dan Roam: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp127,19 (kapitalisasi pasar Rp44,6M, volume 24 jam Rp30,93M). Perbedaan utamanya: Roam lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 355,9M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| FIO | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp44,6M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp30,93M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 355,9M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →