Perbedaan FIO Protocol dan Ordinals: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.005 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 41,9× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| FIO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp173,25M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →