Perbedaan FIO Protocol dan MOBOX: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan MOBOX diperdagangkan di Rp35,65 (kapitalisasi pasar Rp43,26M, volume 24 jam Rp66,42M). Perbedaan utamanya: MOBOX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 550,3M / 550,3M MBOX (100%) milik MOBOX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan MOBOX selama 53 Hari.
| FIO | MBOX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp43,26M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp66,42M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 550,3M / 550,3M MBOX (100%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 53 Hari |
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →MOBOX adalah platform game dan kreator metaverse. Token MBOX adalah native utility token yang digunakan untuk memproses transaksi melalui platform game NFT. Token ini merupakan token BEP-20 yang akan didistribusikan selama 5 tahun dengan persediaan maksimum 1.000.000.000 meskipun jumlah ini akan berkurang karena buyback dan burn otomatis setiap harinya.
Selengkapnya di halaman MBOX →