Perbedaan FIO Protocol dan Solayer: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp508,03M, volume 24 jam Rp200,03M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 16,1× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai FIO Protocol dibatasi (847,4M / 1B FIO (85%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| FIO | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp508,03M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp200,03M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 30 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →