Perbedaan FIO Protocol dan IDEX: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan IDEX diperdagangkan di Rp33,85 (kapitalisasi pasar Rp74,11M, volume 24 jam Rp36,08M). Perbedaan utamanya: IDEX jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai FIO Protocol dibatasi (847,4M / 1B FIO (85%)), sedangkan IDEX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan IDEX selama 19 Hari.
| FIO | IDEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp74,11M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp36,08M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 1B IDEX |
Typical Hold Time | 30 Hari | 19 Hari |
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →IDEX mengklaim sebagai DEX likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model order book dengan automated market maker (AMM). Platform ini mengombinasikan kecepatan dan fitur order book tradisional dengan keamanan serta likuiditas AMM. Dengan mengintegrasikan mesin perdagangan off-chain dan penyelesaian perdagangan on-chain, IDEX menawarkan pendekatan unik untuk bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman IDEX →