Perbedaan FIO Protocol dan Gram: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.959 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2089,5× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai FIO Protocol dibatasi (847,4M / 1B FIO (85%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| FIO | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp65,84T |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp657,54M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
FIO Protocol menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp31,51 juta dengan supply yang hampir maksimal (85% beredar dari total 1 juta FIO). Token ini memiliki hold time rata-rata 30 hari, mengindikasikan aktivitas trading yang relatif stabil. Tanpa data harga terkini yang tersedia, analisis teknis terbatas pada metrik dasar tokenomics.
Outlook: Potensi terbatas karena supply hampir maksimal dan kapitalisasi kecil. Risiko utama meliputi likuiditas rendah dan volatilitas tinggi. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem dan adopsi protokol untuk peluang pertumbuhan.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →